Laman


Selamat Datang di rumah PrabuMatram.blogspot.com

Live Economic Calendar Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal

Jumat, 25 November 2011

Dasar-Dasar Investasi



Setelah kita mempelajari alaisa kelaykan berinvestasi sebenarnya kita juga harus mengetahui dasar-dasar dan pengertian berinvestasi. Sering kali kita mendengar kata investasi di masyarakat luas, biasnya investasi berhubungan dengan aktifitas penanaman modal suatu perusahaan dimana investasi ini di titik beratkan pada penanaman modal dalam jumlah yang sangat besar. Di  beberapa blog dan Wikipedia meneragkan bahwa investasi Menurut Sunariyah (2003:4): “Investasi adalah penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu lama dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang.” Menurut Husnan (1996:5) menyatakan bahwa “proyek investasi merupakan suatu rencana untuk menginvestasikan sumber-sumber daya, baik proyek raksasa ataupun proyek kecil untuk memperoleh manfaat pada masa yang akan datang.” Hal ini dikarenakan karena  dilihat dari kegiatan ekonomi di sekitar, dalam sebuah proyek besar pasti memerlukan biaya yang cukup tinggi dan membutuhkan orang-orang yang mau menginvestasikan modalnya agar proyek yang akan dikerjakan ini berjalan.  

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi sebauh investas



Analisis kondisi makroekonomi

Sebagai investor kita hendaknya mengetahui kondisi real perekonomian yang terjadi dalam lingkun nasional ini bisa dilihat dari kondisi makroekonominya dari sektero suku bunga bank, terus nilai inflansi atau hal yang lainnya.

Analisis pada jenis industry

Untuk investor yang berhati-hati biasanya mengumpulkan informasi mengenai perusahaan aatu industri yang akan di bantu permodalannnya. Juga ada analisa ini penting karena detiap jenis industry memiliki perbedaan perlakuan misalnya indusri asuransi dangan industry perbangkan ini sudah beda jauh. Sehingga pentingnya kita sebagai incestor untuk mengetahui pada industry apa kita nedinveskan modal kita

Analisis fundamental suatu perusahaan

Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu perusahaan. Teknis ini menitik beratkan pada rasio finansial dan kejadian - kejadian yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Sebagian pakar berpendapat teknik analisis fundamental lebih cocok untuk membuat keputusan dalam memilih saham perusahaan mana yang dibeli untuk jangka panjang (Wikipedia). Dari pengertian tersebut dapat dimengerti pentingga faktor ini.




Dari faktor tersebut dapat diambil beberapa jenis investor misalnya saya mengambil dari blog teman mengenai Tipe Investor Menurut profil Resiko

Tipe-tipe investor menurut profil resiko dalam berinvestasi dapat dideskripsikan berikut (www.danareksa.com/home/index_produk.cfm?act=investasiRepot)
1. Defensive
Investor dengan tipe defensive, investor ini berusaha untuk mendapatkan keuntungan dan menghindari resiko sekecil apapun dari investasi yang dilakukan. Investor tipe ini tidak mempunyai keyakinan yang cukup dalam hal spekulasi, dan lebih memilih untuk menunggu saat-saat yang tepat dalam berinvestasi agar investasi yang dilakukan terbebas dari resiko.
2. Conservative
Investor dengan tipe conservative, biasanya berinvestasi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan dengan rentang waktu investasi yang cukup panjang, misalnya, untuk pendidikan perguruan tinggi anak atau biaya hidup di hari tua. Investor tipe ini memiliki kecenderungan menanam investasi dengan keuntungan (yield) yang layak saja dan tidak memiliki resiko besar, karena filosofi investasi mereka untuk menghindari resiko. Walaupun investor conservative sering berinvestasi, investor ini umumnya mengalokasikan sedikit waktu untuk menganalisa dan mempelajari portofolio investasinya.
3. Balanced
Investor dengan tipe balanced, merupakan tipe investor yang menginginkan resiko menengah. Investor tipe ini selalu mencari proporsi yang seimbang antara resiko yang dimungkinkan terjadi dengan pendapatan yang dapat diraih. Tipikal investor ini bahwa mereka akan selalu berhati-hati dalam memilih jenis investasi, dan hanya investasi yang proporsional antara resiko dan penghasilan yang bisa diperoleh yang akan dipilih.
4. Moderately aggressive
Moderately aggressive, merupakan tipe investor yang tenang atau tidak ekstrim dalam menghadapi resiko. Investor ini cenderung memikirkan kemungkinan terjadinya resiko dan kemungkinan bisa mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, investor dengan tipe moderately aggressive selalu tenang dalam mengambil keputusan investasi karena keputusan yang ditetapkan sudah dipikirkan sebelumnya.
5. Aggressive
Investor aggressive, atau biasa disebut 'pemain', adalah kebalikan dari investor conservative. Mereka sangat teliti dalam menganalisa portofolio yang dimiliki.
Semakin banyak angka-angka dan fakta yang bisa dianalisa adalah semakin baik. Investor tipe ini umumnya berinvestasi dengan rentang waktu relatif pendek karena mengharapkan adanya keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Walaupun tidak berharap untuk merugi, namun setiap investor aggressive menyadari bahwa kerugian adalah bagian dari permainan.




Rabu, 23 November 2011

ROR ( Rate of Retrun)



ROI (singkatan bahasa Inggris: return on investment) atau ROR (singkatan bahasa Inggris: rate of return) – dalam bahasa Indonesia disebutlaba atas investasi – adalah rasio uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi, relatif terhadap jumlah uang yang diinvestasikan. Jumlah uang yang diperoleh atau hilang tersebut dapat disebut bunga atau laba/rugi. Investasi uang dapat dirujuk sebagai aset, modal, pokok, basis biaya investasi. ROI biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dan bukan dalam nilai desimal.

ROI tidak memberikan indikasi berapa lamanya suatu investasi. Namun demikian, ROI sering dinyatakan dalam satuan tahunan atau disetahunkan dan sering juga dinyatakan untuk suatu tahun kalendar atau fiskal.

ROI digunakan untuk membandingkan laba atas investasi antara investasi-investasi yang sulit dibandingkan dengan menggunakan nilaimoneter. Sebagai contoh, suatu investasi senilai 1000 rupiah yang menghasilkan bunga 50 rupiah jelas memberikan lebih banyak uang daripada investasi senilai 100 rupiah yang memberikan bunga 20 rupiah. Tapi investasi 100 rupiah memberikan ROI yang lebih besar.
ROR digunakan aleh banyak investor untuk mencari berapa persenkah modal kita dapat kembali ketangan kita. Nah tentunya kita sebagai praktisi ekonomi pasti tidak akan melewatkan hal tersersebut karena tujuan kita dalm kegiatan ekonomi adalah mengabil untung atau laba setinggi-tingginya dengan biaya atau cost yang rendah. Dalam sebuah analisa ekonomi atau analisa kelayakan sebuah alternative pilihan kita seing menggunakan banyak cara misalnya seperti kemrin kita menggunakan BEP atau kita mengunakan Pay Back Peroid atau dengan cara yang lain.

Disini penulis inggin memberikan pengetahuan satu lagi mengenai teknik analisa kelayakan dengan menggunakan ROR atau ROI sebenarnya dasar dari teknik ini yaitu bahwa perbandingan atara apa yang didapat oleh perusahaan dan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dan kikalikan dengan 100% nanti hasilnya akan berbentuk persentase. Tapi kelemahan dari ROR atau ROI adalah untuk berpa periode nilai tersebut bertahan dan dikelola karena setiap waktu nilai ini akan berubah. Sehingga fungsinya dalam sebuah perusahaan adalah sebagai pembanding berapa yang diterima dan berapa yang hilang ( modalnya)
Penulis mendapatkan sebuah referensi yang diambil dari blog seseorang yaitu contoh dari penggunaan ROR atau ROI ini
Dimisalkan perusahaan ABC menginvestasikan Rp1 juta untuk mengkampayekan atau mempromosikan produknya melalui iklan. Dari kampanye iklan itu, perusahaan ABC memeroleh feedback berupa 150 telepon dimana 50 diantaranya tertarik untuk membeli produk yang dipromosikan. Total penjualan yang diperoleh sebesar Rp5 juta. Nah, persamaan matematika untuk mengalkulasi ROI adalah sebagai berikut:
ROI = (return on investment – initial investment)/invesment x (100)

Petunjuk
Langkah pertama untuk mengalkulasi ROI adalah dengan menjabarkan return on invesment, dalam studi kasus di atas adalah total penjualan sebesar Rp5 juta.
Setelah itu, cari tahu berapa besar initial investment. Dalam kasus perusahaan ABC, initial investment itu berupa investasi yang dipakai untuk kampanye iklan yaitu Rp1 juta.
Sekarang lakukan penghitungan dengan menggunakan rumus yang telah disebutkan di atas. ROI = [(5.000.000 – 1.000.000) : 1.000.000] x 100
Hasil yang diperoleh adalah 400 dan bila dinyatakan dalam prosentase menjadi 400%. Angka itu memili arti bahwa perusahaan ABC memiliki return on investment sebesar 400 persen. (*/ely) 

Selasa, 22 November 2011

Ashampoo Photo Optimizer 4


Ashampoo Photo Optimizer 4 brings a great sense for the essential needs of the users of digital cameras. Just one click is all technique on the picture will be completely modified. These effects never let you down. 
The photographs are edited by Ashampoo Photo Optimizer looks nicer, brighter, fresher, more sharp and clear contrast. The direct comparison before and after photos will show exactly the strength of the modified algorithm in the software. 
Edit the batch 
Those who have tried this program once would never want to get rid of it again. Simply because you will save a lot of time. Just one time operation, you can read and edit more than one folder at the level of absolute safety. Original data are automatically backed up to the backup folder and will only be deleted when you were happy with the pictures have been edited. 
Photo editing and arranging the order 
Everyone wants to be able to order the placement of an image with just a single click. Ashampoo Photo Optimizer always ensure that individual pictures will be placed in the correct position and order after editing. 
The main features: 
One click to optimize the image. Quick image viewer with Explorer-style navigation in Adjustments presented in the user interface Easy red-eye correction Different effects (sharpness, outline ...) Save the image in the desired file format Support for touch screen 
Requirements: 
1500 MHz (or higher) CPU x86/x64 1 GB RAM or more 75 MB hard disk space 
According to Softpedia Find more: Ashampoo Photo Optimizer 4, image editing, digital image processing, high-end photo editing, photo editing Ashampoo software by: 
Ashampoo Uninstaller 3 Ashampoo System Pack 3 Ashampoo Burning Studio Elements Ashampoo Snap 3.30 Ashampoo Media Player + v2.03 1:07 Ashampoo ClipFisher Ashampoo Snap 4:00 Ashampoo Core Tuner 1.10 Ashampoo Internet Accelerator Ashampoo Magical UnInstall Ashampoo Office 2010 Ashampoo WinOptimizer Ashampoo MP3 AudioCenter Ashampoo Red Ex Ashampoo UnInstaller 4 Ashampoo PowerUp XP Platinum Ashampoo Movie Shrink & Burn 2 Ashampoo Photo Commander Ashampoo QuickScan Virus
Make link from this article to the following address:
http://samekto.coolsoftwaretools.com/stores/samekto/243597pgabout.html